Hak Anak: Fondasi Kehidupan yang Layak dan Masa Depan yang Bermartabat
Hak anak bukan sekadar konsep, tetapi fondasi kehidupan yang layak. Dari perlindungan hingga partisipasi, setiap anak berhak tumbuh dengan martabat dan harapan.
Hak anak bukan sekadar konsep, tetapi fondasi kehidupan yang layak. Dari perlindungan hingga partisipasi, setiap anak berhak tumbuh dengan martabat dan harapan.
Perayaan Paskah PMK FEB UGM bersama anak-anak Children Crisis Center menjadi momen penuh makna yang menggabungkan ibadah, sukacita, dan pemenuhan hak dasar anak melalui permainan dan kebersamaan.
Di balik momen unboxing hadiah Idul Fitri, tersimpan pemulihan hak anak untuk merasakan sukacita, harapan, dan pengalaman masa kecil yang utuh.
Semangat Kartini mengajak kita melihat kembali pentingnya perlindungan anak dan pemberdayaan keluarga sebagai fondasi masa depan Indonesia yang lebih adil dan penuh harapan.
Sebanyak 60 anak dari komunitas rentan mengikuti kegiatan futsal bersama Yayasan Rumah Impian Indonesia di Babarsari. Kegiatan ini menjadi ruang aman untuk bermain sekaligus mendukung pemenuhan empat hak dasar anak.
Tim Rumah Impian Indonesia ikuti workshop internal selama tiga hari untuk memperdalam nilai-nilai, pendekatan pekerjaan sosial, dan sistem safeguarding dalam pendampingan anak
Yayasan Rumah Impian Indonesia menggelar Lokakarya Penguatan Keluarga bertajuk “Bagaimana Lingkungan Berpartisipasi dalam Perlindungan Anak”.
Anak harus dapat berkontribusi positif dalam upaya pemenuhan hak anak dan perlindungan anak di lingkungan sekitarnya.
Dalam rangka melakukan edukasi kepada orang tua, Yayasan Rumah Impian Indonesia menyelenggarakan lokakarya penguatan keluarga bertajuk “Perlindungan Anak dari Kekerasan Seksual”
Kekerasan pada anak merupakan isu serius yang perlu mendapatkan perhatian dari berbagai pihak. Persoalan Keluarga dan pengasuhan anak menjadi tantangan terbesar orangtua.
