Perkuat Fondasi, Wujudkan Layanan Terbaik: Refleksi Workshop Internal Rumah Impian

Pada akhir Maret 2025, tepatnya dari tanggal 24 hingga 26, seluruh tim internal Yayasan Rumah Impian Indonesia mengikuti Workshop Internal rutin. Kegiatan ini dirancang khusus untuk memperkuat kapasitas dan kesatuan pemahaman tim dalam memberikan layanan terbaik bagi anak-anak dampingan.

Workshop yang berlangsung selama tiga hari ini menghadirkan tiga pembicara kunci yang membawakan materi fundamental yang saling melengkapi. Mari kita simak rangkuman serunya!

Hari 1: Menghidupkan Nilai-Nilai Inti Rumah Impian

Sesi pertama dipandu oleh Pendiri Yayasan Rumah Impian Indonesia, Sammy Ladh dengan materi “Nilai-Nilai Rumah Impian dan Pendekatan Rumah Impian”. Pak Sammy menekankan bahwa fondasi utama kerja di Yayasan Rumah Impian Indonesia adalah membangun relasi yang tulus berdasarkan kasih, kepercayaan, dan penghormatan terhadap martabat setiap anak.

Beliau juga menjelaskan Pendekatan Rumah Impian yang holistik dan berpusat pada pemulihan serta pemberdayaan anak. Sesi ini mengajak semua peserta untuk merefleksikan sejauh mana nilai-nilai luhur ini telah menjadi napas dalam keseharian di lapangan.

Hari 2: Memahami Peran Penting Pekerja Sosial

Di hari kedua, Raka Galih Sajiwo membawakan materi “Mengenal Pekerja Sosial (Peksos) dan Asesmen”. Sesi ini membuka wawasan tentang peran strategis pekerja sosial dalam perlindungan anak.

Semua peserta diajak untuk memahami kode etik, identitas profesi, dan keterampilan dasar yang harus dimiliki, terutama dalam melakukan asesmen yang komprehensif dan partisipatif. Melalui diskusi dan studi kasus, peserta berlatih menyusun intervensi yang tepat berdasarkan hasil asesmen, sehingga pendampingan yang dilakukan benar-benar menjawab kebutuhan anak.

Hari 3: Komitmen pada Keamanan dan Perlindungan Anak (Safeguarding)

Hari terakhir diisi dengan materi krusial dari Yosua Lapudooh tentang “Safeguarding dan Kebijakan di Rumah Impian”. Safeguarding adalah sistem perlindungan yang memastikan setiap anak berada dalam lingkungan yang aman, bebas dari segala bentuk bahaya.

Yosua menjabarkan prinsip-prinsip safeguarding dan berbagai kebijakan yang diterapkan di Rumah Impian. Sesi ini juga menjadi ruang evaluasi terbuka untuk memastikan bahwa kebijakan ini tidak hanya ada di atas kertas, tetapi hidup dan diterapkan dalam setiap aspek kerja tim Yayasan Rumah Impian Indonesia.

Sebuah Perjalanan yang Memperkuat Komitmen

Workshop internal ini bukan sekadar pelatihan biasa, melainkan ruang refleksi dan penguatan bersama. Tiga hari yang berharga ini telah memperkaya wawasan, mempertajam keterampilan, dan yang terpenting, mempererat komitmen kolektif seluruh tim.

Setiap anggota tim kembali ke tugas masing-masing dengan semangat dan pemahaman yang lebih utuh untuk terus mewujudkan Rumah Impian sebagai tempat yang aman, penuh kasih, dan senantiasa berpihak pada pemulihan serta impian setiap anak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.