Ketika Anak Bebas Bermain: Memenuhi Hak Tumbuh Kembang Anak
Bermain di alam, menyusuri sungai, dan menikmati matahari terbenam adalah bagian dari hak tumbuh kembang anak yang perlu kita hadirkan.
Bermain di alam, menyusuri sungai, dan menikmati matahari terbenam adalah bagian dari hak tumbuh kembang anak yang perlu kita hadirkan.
Perayaan 17 Agustus bersama anak-anak bukan hanya tentang perlombaan dan kegembiraan. Di balik tawa mereka, ada harapan akan Indonesia yang memastikan setiap anak dapat tumbuh aman, bermimpi, dan menikmati hak-haknya.
Yayasan Rumah Impian Indonesia mengadakan penguatan safeguarding bagi anak-anak penghuni Children Crisis Center untuk meningkatkan kesadaran tentang hak anak, perlindungan diri, dan keberanian melaporkan kekerasan.
Melalui diskusi reflektif dan latihan mendengarkan aktif, siswa SMK BOPKRI 1 Yogyakarta belajar bagaimana empati dapat menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman dan suportif.
Melalui permainan, tawa, dan kebersamaan, kegiatan “Play Date” dari Yayasan Rumah Impian Indonesia menjadi pengingat bahwa setiap anak tidak hanya membutuhkan perlindungan, tetapi juga hak untuk bermain dan merasakan sukacita masa kecil.
Melalui Forum Anak “Dialog Bersama Anak”, Yayasan Rumah Impian Indonesia menghadirkan ruang aman bagi anak-anak dan remaja untuk menyuarakan pengalaman, tantangan, dan harapan mereka tentang pendidikan sebagai hak setiap anak.
Di balik momen unboxing hadiah Idul Fitri, tersimpan pemulihan hak anak untuk merasakan sukacita, harapan, dan pengalaman masa kecil yang utuh.
Sebuah hari untuk belajar mendengar lebih dalam—tentang diri sendiri, orang lain, dan cara kita bekerja bersama.. In-house training Yayasan Rumah Impian Indonesia bersama Biline Growth
Kisah transformasi Ibu DW & SL selama 10 tahun bersama Yayasan Rumah Impian Indonesia. Dari anak pemalu jadi percaya diri, pendampingan parenting yang memberdayakan, & pentingnya hak anak. Baca inspirasi lengkapnya!
Upaya advokasi administrasi kependudukan anak dampingan Rumah Impian terus berjalan. Setelah melalui proses koordinasi yang panjang, akta kelahiran akhirnya diterbitkan oleh Dukcapil Sleman, menjadi titik terang bagi pemenuhan hak sipil anak.
