Ketika Anak-Anak Tersenyum, Di Situlah Harapan Bertumbuh
Pimpinan Rotary Club District D3410 mengunjungi Children Crisis Center Dreamhouse di Yogyakarta untuk memperkuat kolaborasi dalam mendukung hak, pendidikan, dan pengembangan bakat anak.
Pimpinan Rotary Club District D3410 mengunjungi Children Crisis Center Dreamhouse di Yogyakarta untuk memperkuat kolaborasi dalam mendukung hak, pendidikan, dan pengembangan bakat anak.
Gelang persahabatan yang dibuat bersama anak-anak Children Crisis Center dan para intern internasional menjadi lebih dari sekadar aktivitas kreatif. Di balik warna dan simpul benang, ada kesempatan bagi anak untuk berkarya, berinteraksi, membangun persahabatan, dan merasakan bahwa suara mereka berarti.
Bermain di alam, menyusuri sungai, dan menikmati matahari terbenam adalah bagian dari hak tumbuh kembang anak yang perlu kita hadirkan.
Perayaan 17 Agustus bersama anak-anak bukan hanya tentang perlombaan dan kegembiraan. Di balik tawa mereka, ada harapan akan Indonesia yang memastikan setiap anak dapat tumbuh aman, bermimpi, dan menikmati hak-haknya.
Sebanyak 24 orang tua mengikuti Parenting Workshop pertama Yayasan Rumah Impian Indonesia tahun 2026 untuk memperkuat pola asuh tanpa kekerasan dan membangun hubungan yang aman dengan anak.
Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2026, Yayasan Rumah Impian Indonesia menggelar Forum Anak II bertema “Menjadi Agen Perubahan untuk Menolong Korban Bullying di Lingkungan Sekitarku”.
Yayasan Rumah Impian Indonesia mengadakan penguatan safeguarding bagi anak-anak penghuni Children Crisis Center untuk meningkatkan kesadaran tentang hak anak, perlindungan diri, dan keberanian melaporkan kekerasan.
Melalui diskusi reflektif dan latihan mendengarkan aktif, siswa SMK BOPKRI 1 Yogyakarta belajar bagaimana empati dapat menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman dan suportif.
Melalui permainan, tawa, dan kebersamaan, kegiatan “Play Date” dari Yayasan Rumah Impian Indonesia menjadi pengingat bahwa setiap anak tidak hanya membutuhkan perlindungan, tetapi juga hak untuk bermain dan merasakan sukacita masa kecil.
Hak anak bukan sekadar konsep, tetapi fondasi kehidupan yang layak. Dari perlindungan hingga partisipasi, setiap anak berhak tumbuh dengan martabat dan harapan.
