Forum Anak Yayasan Rumah Impian Indonesia Rayakan Hari Anak Nasional 2026 dengan Kampanye Anti Bullying

Suara tawa memenuhi ruangan pendopo Wisma Pojok Indah Condongcatur pada Sabtu pagi, 18 Juli 2026. Anak-anak datang dari berbagai sudut  Yogyakarta dengan semangat yang sama: bertemu, belajar, dan saling menguatkan. Namun, pertemuan hari itu bukan sekadar ajang berkumpul. Mereka hadir sebagai peserta Forum Anak II Yayasan Rumah Impian Indonesia Tahun 2026, sebuah ruang partisipasi anak yang tahun ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Anak Nasional 2026.

Sebanyak 45 anak yang berasal dari Education Center Tlukan, Wonocatur, Sidomulyo, Jogoyudan, serta Children Crisis Center (CCC) Kalasan mengikuti forum yang mengangkat tema “Menjadi Agen Perubahan untuk Menolong Korban Bullying di Lingkungan Sekitarku.” Tema ini dipilih sebagai respons terhadap masih tingginya kasus perundungan yang dialami anak-anak, baik di sekolah, lingkungan bermain, maupun media sosial.

Forum Anak merupakan salah satu komitmen Yayasan Rumah Impian Indonesia untuk memastikan suara anak didengar dan dihargai. Melalui forum ini, anak-anak tidak hanya menjadi penerima materi, tetapi juga menjadi peserta aktif yang berbagi pengalaman, mengemukakan pendapat, serta bersama-sama mencari solusi atas persoalan yang mereka hadapi sehari-hari.

Sepanjang kegiatan, suasana berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Setelah sesi pembukaan dan ice breaking, anak-anak diajak mengenali berbagai bentuk bullying yang sering terjadi di sekitar mereka. Mereka berdiskusi mengenai dampak yang dialami korban, mengapa bullying dapat terus terjadi, dan bagaimana setiap anak dapat berperan menghentikannya. Metode diskusi kelompok, presentasi, refleksi, hingga deklarasi komitmen membuat setiap peserta memiliki kesempatan untuk menyampaikan suara dan pengalamannya.

Yang menarik, banyak peserta menyadari bahwa membantu korban bullying tidak selalu berarti menghadapi pelaku secara langsung. Mereka belajar bahwa menjadi teman yang mau mendengarkan, berani melapor kepada orang dewasa yang dipercaya, dan tidak ikut menyebarkan ejekan merupakan tindakan sederhana yang dapat memberikan dampak besar bagi korban.

Forum Anak kali ini juga menjadi momen kolaborasi yang membanggakan. Kegiatan ini didukung sepenuhnya oleh Rotary Club of Jogja Merapi bersama jaringan Rotary Area Yogyakarta yang memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan acara. Kehadiran Presiden Interact Club Malioboro bersama dua anggotanya turut memberikan inspirasi bagi para peserta bahwa anak muda juga dapat mengambil peran nyata dalam membangun lingkungan yang lebih peduli dan aman bagi sesama.

Kolaborasi lintas generasi ini menunjukkan bahwa perlindungan anak bukan hanya tanggung jawab keluarga atau sekolah, melainkan juga menjadi kepedulian seluruh elemen masyarakat. Ketika komunitas, organisasi kemanusiaan, dan generasi muda bekerja bersama, ruang yang aman bagi anak semakin mungkin diwujudkan.

Sebagai penutup, seluruh peserta menyampaikan Deklarasi Agen Perubahan Anti Bullying. Deklarasi tersebut bukan sekadar rangkaian seremonial, melainkan sebuah komitmen bersama untuk berani peduli, berani bertindak, dan menjadi bagian dari perubahan di lingkungan masing-masing.

Melalui Forum Anak II ini, Yayasan Rumah Impian Indonesia berharap semakin banyak anak yang memahami hak-haknya, memiliki keberanian untuk melindungi teman-temannya, serta tumbuh sebagai generasi yang menghargai martabat setiap orang. Perayaan Hari Anak Nasional 2026 menjadi pengingat bahwa setiap anak berhak hidup dalam lingkungan yang aman, bebas dari kekerasan, dan memiliki ruang untuk menyampaikan suara mereka.

Karena ketika anak-anak diberi kesempatan untuk berbicara, didengarkan, dan dilibatkan, mereka tidak hanya menjadi penerima manfaat. Mereka sedang dipersiapkan menjadi pemimpin yang membawa perubahan bagi masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.